Pengaruh Jam Kerja, Pengalaman Kerja, Dan Jumlah Trip Terhadap Pendapatan Driver Lokal Nusa Penida
DOI:
https://doi.org/10.65244/jggeconomic.v2i2.998Keywords:
jam kerja, pengalaman kerja, jumlah trip, pendapatan, driver lokalAbstract
Perkembangan pariwisata di Nusa Penida meningkatkan aktivitas transportasi wisata yang dijalankan oleh driver lokal, namun belum tentu berdampak pada peningkatan pendapatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jam kerja, pengalaman kerja, dan jumlah trip terhadap pendapatan driver lokal Nusa Penida secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial jam kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pendapatan driver lokal Nusa Penida, sedangkan pengalaman kerja dan jumlah trip berpengaruh positif dan signifikan, dengan jumlah trip sebagai variabel yang paling dominan. Secara simultan, jam kerja, pengalaman kerja, dan jumlah trip berpengaruh signifikan terhadap pendapatan driver lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan lebih dipengaruhi oleh pengalaman kerja dan jumlah trip dibandingkan lamanya jam kerja.
Downloads
References
Basri, H. (2022). Analisis faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang. Jurnal Development.
Becker, G. S. (1993). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education (3rd ed.). Chicago: The University of Chicago Press.
Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung. (2025). Data dan informasi pariwisata Kabupaten Klungkung. Klungkung: Pemerintah Kabupaten Klungkung.
Purwanti , P. A. (2009). Analisis kesempatan kerja sektoral di Kabupaten Bangli dengan pendekatan pertumbuhan berbasis ekspor. PIRAMIDA, 5(1).
Purwanti, P. A., Putra, I. K., Setyari, N. P., & Astariyani, L. G. (2022). The Role of MSEs Loan in Achieving Inclusive Development in Bali Province. Jurnal Ekonomi Pembangunan., 23(1), 10-122.
Trianasari, N., Andayani, N. H., & Nugraha, I. P. (2019). Exploring The Transportation Service for Tourists: A Strategic Issue of Small Island Tourism in Nusa Penida. (pp. 121–127). Atlantis Press.
Ulfah, A., & Sari, R. L. (2022). Pengaruh lama usaha, jam kerja, produk, dan tingkat pendidikan terhadap pendapatan pedagang wisata religi Sunan Kalijaga. JASIE: Journal of Aswaja and Islamic Economics.
Utami, G. A., & Yuliarmi, N. (2019). Pengaruh tingkat pendidikan, umur, dan pengalaman kerja terhadap pendapatan pekerja pariwisata di Tanah Lot. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana.
Widanta, A. B. (2017). Analisis pendapatan supir pariwisata freelance/informal pasca transportasi online di wilayah Sarbagita Provinsi Bali. Jurnal IPTA.
Widyastiti, N. K. J. (2023). Nusa Penida's unpreparedness amidst rapid tourism expansion: Disparities between public infrastructure and tourist influx. Jurnal Pacta Sunt Servanda, 4(1), 9–17.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putu Adi Arnawa, Putu Ayu Pramitha Purwanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Economic agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Economic right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









