Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan ( Analisis Putusan Negeri Palu Nomor 211/Pid.B/2025/PN Pal )
DOI:
https://doi.org/10.65244/jggls.v2i1.285Keywords:
Embezzlement in Office, Criminal Liability, Haikim's ConsiderationAbstract
Penyalahgunaan kepercayaan dalam hubungan kerja dikenal sebagai penggelapan dalam jabatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana terhadap tindak pidana penggelapan dalam jabatan menurut hukum pidana Indonesia serta pertimbangan hukum majelis hakim dalam Putusan Pengadilan Negeri Palu Nomor 211/Pid.B/2025/PN Pal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, karena perbuatan terdakwa merupakan penggelapan yang berulang, majelis hakim secara tepat menerapkan Pasal 374 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP karena penggunaan bukti transfer hanya merupakan modus operandi dan tidak memenuhi unsur pemalsuan surat.
Downloads
References
Asmak Ul Hosnah, Rizki Ramadhoni, and Iham Ahmad Raihan. 2024. “Penerapan Pasal 263 Kuhp Tentang Pemalsuan Surat: Antara Kepentingan Umum Dan Hak Individu.” Journal of Law, Administration, and Social Science 4(4):593–98.
Dari, Jabatan, Perspektif Hukum, and Pidana Indonesia. 2025. “Jurnal Riset Ilmiah.” 2(8):3916–26.
Ikram, Muhammad, Sufirman Rahman, and Muhammad Arsy. 2022. “Qawanin Jurnal Ilmu Hukum Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan.” 3(2):1–15.
Islam, Universitas, and Negeri Alauddin. 2020. “Muh. Thezar Dan St. Nurjannah, Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan, Alauddin Law Development Journal 2, No. 3, 2020.” Alauddin Law Development Journal 2(3):328–38.
Jabatan, Penggelapan Dalam. 2023. “No Title.” (51):1–13.
Jenderal, Sekretariat, Mahkamah Konstitusi, Republik Indonesia, and Merdeka Barat No. 2017. “No Title.” (6):1–23.
Penggelapan, Pidana, Dalam Jabatan, Bedasarkan Putusan, and Ronny William Manusiwa. 2025. “No Title.” 5(02):35–47.
Pratama, Ikhsan Adi, Hadi Mahmud, and Dika Yudanto. 2024. “Penerapan Pasal 374 KUHP Terhadap Perkara Tindak Pidana Penggelapan Pada Pengadilan Negeri Sukoharjo ( Putusan Nomor : 187 / PID . B / PN . SKH ).” 02(03):11–22.
Putusan, Direktori, Mahkamah Agung, Republik Indonesia, Baik Arni, Demi Keadilan, Berdasarkan Ketuhanan, and Yang Maha. n.d. “Hk Am Ep u Am Ah k Ub Lik Gu Ng m Ka Ah Ep Ub Lik h Ik In d Es In Do Ne Si In Do Ne Si Hk Am Ep u Ep Ah k Ng m Ka Ah Ep Ub Lik Gu h Ik In d Es In Do Ub Lik In Do Ng.”
Putusan, Studi, Pid B. Pn, Ida Bagus, Gede Arimbawa, Anak Agung, Sagung Laksmi, and Luh Putu Suryani. 2022. “ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DALAM JABATAN YANG DILAKUKAN SECARA BERLANJUT.” 3(3):476–81. doi:10.55637/jkh.3.3.5307.476-481.
Ramadani, Irma, Hambali Thalib, Dian Eka, and Pusvita Azis. 2019. “Analisis Hukum Pertanggung Jawaban Pidana Pemalsuan Identitas Oleh Pemberi Fidusia ( Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Makassar.” 1(1):1–11.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Golden Generation Legal Science

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Legal Science agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Legal Science right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









